Wisata Gunung Dempo Pagar Alam

Wisata Gunung Dempo Pagar Alam

Gunung Dempo merupakan salah satu obyek wisata alam di Pagaralam. Ini adalah puncak tertinggi di Sumatera Selatan dan mungkin dicapai langsung dari Palembang dengan mobil, setelah menghabiskan 6 jam lebih atau kurang sekitar 295 kilometer. Tumbuh di utara Sumatera (Indonesia) Highlands. Minuman keras cenderung menjadi ringan dengan sedikit tubuh dan meatiness. Volcano Dempo terletak di Kabupaten Lahat, Provinsi Sumatera Selatan, sementara bagian kecil milik Kabupaten Muna Provinsi Bengkulu. Secara geografis, terletak di 04 ° 02” SL dan 103 ° 08” EL. Gunung berapi ini memiliki dua puncak yang disebut Dempo dan Merapi. Nama-nama puncak tertinggi Merapi dengan 3173 m di atas permukaan laut, sementara Dempo adalah sekitar 3049 m. Dempo adalah gunung berapi yang menonjol strata 3173-m-tinggi yang naik di atas Pasumah Dataran SE Sumatera. Sisa-sisa 7 kawah yang ditemukan pada atau dekat puncak, dengan vulkanisme bermigrasi ke Baratlaut dengan waktu. Secara historis aktif puncak kawah Gunung Dempo berisi sebuah danau 400-m-lebar, terletak di ujung BL dari kompleks kawah. H

letusan istorical telah dibatasi untuk aktivitas eksplosif kecil sampai sedang yang menghasilkan abu jatuh di dekat gunung berapi. Kota besar dekat dengan gunung berapi adalah Pagaralam. Penerbangan dari Jakarta atau Bandung ke Palembang adalah cara termudah untuk mencapai kota ini. Dari Palembang perjalanan dapat dilanjutkan dengan mobil ke Pagaralam atau Dempo Plantation. Dempo Perkebunan Teh adalah desa tertinggi sekitar 1650 m. Dari desa ini, pengunjung mulai mendaki dan biasanya menghabiskan malam di Sawah Highland (3000 m) di mana banyak mata air. (Info/foto. Indonesia-tourism.com)

“Limas” Objek Wisata Rumah Adat Sumsel

Item lain yang menarik untuk melihat adalah Limas rumah, yang masih ditemukan, tersebar di provinsi, sebagian besar dari mereka dibangun di tepian sungai, bagaimanapun, tidak menghadap pantai. Kegiatan rumah tangga sehari-hari dapat dilakukan dalam privasi lengkap, dari pandangan pejalan kaki. Rumah-rumah kayu yang sangat hiasan yang dibangun di atas panggung memiliki ukuran yang agak cukup besar dari 15 dengan lebar 20 m dan dari 30 sampai panjang 60 m. Bagian yang baik dari rumah memiliki kolom ukiran tangan, pintu dan bingkai jendela dan ventilasi silang antara kamar dengan menempatkan panel kayu dengan aliran-melalui ukiran tepat di bawah langit-langit.

Memang, hampir akan menjadi suatu keharusan untuk mengamati arsitektur dan gaya rumah-rumah Limas, beberapa dari mereka terbuka untuk umum.(http://www.indonesia-tourism.com)

Nama-nama Tempat Wisata Sumatera-Selatan

Nama-nama Tempat Wisata Sumatera-Selatan

Daftar nama Objek Tempat Wisata yang ada di Sumatera Selatan
Jembatan Ampera
Rumah Limas
Kawah Tekurep
Kerajaan Sriwijaya
Masjid Agung
Musium
Songket
Sungai Musi
Punti Kayu
Ukiran Kayu
Benteng Kuto Besak
Monpera
Sabokingking
Bukit Siguntang
Danau Ranau
Gunung Dempo
Danau Ulak Lia
Danau Segayam
Goa Putri
Arung Jeram Sungai Manna
Tenun Songket Palembang
Kebun Binatang Sriwijaya
Air Terjun Lematang
Danau Teluk Gelam
Masjid Agung Palembang
Candi Bumi Ayu
Benteng Kuto Besak
Museum Sultan Mahmud Badarudin
Daftar nama Objek Tempat Wisata Air Terjun yang ada di Sumatera Selatan
Air Terjun Bidadari – Lahat
Air Terjun Karang Dalam – Lahat
Air Terjun Kerinjing – Lahat
Air Terjun Lawang Agung – Lahat
Air Terjun Lematang – Pagar Alam
Air Terjun Mesat – Lubuklinggau
Air Terjun Pelegan – Lubuklinggau
Air Terjun Subik Tuha – Ogan Komering Ulu Selatan
Air Terjun Tebat Sekedi – Lahat
Air Terjun Temam – Lubuklinggau
Air Terjun Tujuh Kenangan – Pagaralam
Air Terjun Tujuh Panggung – Empat Lawang
Curup Air Melintang – Pagar Alam
Curup Lumbin – Lahat
Curup Mangkok – Pagaralam
Curup Pancur – Pagar Alam
Curup Tenang – Muara Enim
Curugh Embun,
Curugh Pancur
Air terjun Tujuh Kenangan
Curugh Mangkok
Air Terjun Kerinjing
Air Terjun Lawang Agung
Air Terjun Lintang (Keban)

indonesia-tourism.com
Info: yoshiewafa.blogspot.com

Keindahan Danau Raya Potensi Wisata

Keindahan Danau Raya Potensi Wisata

EMTHREENEWS-WISATA. Danau Raya membentang sejauh mata memandang udara sekitar tampak bersih dan terasa menenteramkan. Sehingga rakyat lokal seringkali menjadikan tempat ini objek wisata murah meriah. Potensi Danau Raya memberi tarikan tersendiri bagi turis domestik maupun internasional bila dekelola dengan baik. Ini merupakan aset bagi Muratara sebagai Daerah Otonomi Baru untuk mendongkrakkan kemajuan perekonomian daerah. Jika kita perhatikan tempat-tempat wisata di luar negeri seperti Singapura atau Malaysia tidak jauh berbeda, di Indonesia pada umumnya memilki keindahan khasanah alam yang natural. Tetapi kemajuan wisata masih jauh tertinggal dengan negara-negara jiran tersebut. Kenapa demikian?

Alasannya sangat sederhana.

Tempat-tempat wisata di negara tersebut dikelola dengan baik sehingga memberi daya tarik tersendiri bagi turis untuk mengunjunginya. Kemudahan dan pasilitas tersediah dengan lengkap. Dari segi keamanan dan sosialisasi masyarakat tidak kala pentignya ini akan menjadi imej tersendiri bagi sebuah tempat wisata. Jika kita berkunjung ke Singapura tidak banyak perbedaan dengan apa yang ada ditempat kita. Tapi ada yang menonjol, promosi wisata meraka sangat hebat dan kebersihan kota serta disiplin rakyatnya dapat diterapkan dengan baik.

Begitu juga sekiranya Danau Raya ini setidak-tidaknya memberi kenyamanan kepada wisatawan domestik, itupun sudah cukup jika Pemda Muratara berkenan memperdayakannya.

Sekilas tentang Danau Raya (danau rayo)

Panorama Danau Raya yang sangat mempesona, digenangi air sangat jernih sehingga dapat terlihat dasar Danau dan ikan-ikan berenang laksana di dalam gelas kaca. Di sekitar dikelilingi oleh rimbunnya pohon-pohon yang masih perawan dan kicauan burung beragam jenis. Harumnya daun yang berada di pinggir danau memberikan keindahan tersendiri. Danau Raya berada di kawasan Hutan Lindung Kab.Musi Rawas (dulunya) tepatnya di Desa Sungai Jernih Kec.Muara Rupit Sumatra-selatan. Selain itu juga Danau Raya menyimpan kisah mistik yang melegenda. Dipercayai oleh masyarakat sekitar.

Editor.Biaronews.com